Mengenal 3 Elemen dalam Business Canvas
Mengenal 3 Elemen dalam Business Canvas

Mengenal 3 Elemen dalam Business Canvas

Posted on

Trends.usedcarsreviewss.com – Business Model Canvas (BMC) adalah strategi manajemen yang disusun untuk menjabarkan ide dan konsep sebuah bisnis ke dalam bentuk visual. Sederhananya, pengertian Business Model Canvas adalah kerangka manajemen untuk memudahkan dalam melihat gambaran ide bisnis dan realisasinya secara cepat.

Dibandingkan dengan bisnis plan yang berpuluh-puluh halaman, bisnis model canvas jauh lebih ringkas karena disusun ke dalam satu halaman saja. Maka itu, kerangka bisnis ini paling populer di kalangan bisnis startup.

3 elemen tersebut merupakan panduan bagi pelaku bisnis dalam menentukan sistem kerja perusahaan, sekaligus media untuk mengevaluasi aktivitas perusahaan apakah sudah berjalan sesuai sistem.

Simak penjelasan masing-masing elemen dalam model bisnis canvas berikut ini:

1. Customer Segments (Segmentasi konsumen)

Elemen pertama yang wajib ada dalam bisnis model canvas adalah segmentasi konsumen. Apapun jenis bisnis yang dijalankan, tentukan segmentasi pelanggan dengan tepat di awal. Kamu harus menentukan siapa yang menjadi target bisnis, segmen pelanggan mana yang berpotensi membeli produk atau layananmu.

Kolom ini akan memuat berbagai hal tentang pelanggan, misalnya umur, jenis kelamin, minat, dan kebiasaan. Hal-hal yang bisa dipertimpangkan dalam menentukan segmentasi konsumen:

  • Customer jobs: apa saja hal yang ingin dicapai pelanggan, masalah yang dihadapi, apa saja kebutuhan mereka, bagaimana produk atau layananmu bisa membantu konsumen.
  • Customer gain: manfaat yang diinginkan atau diharapkan pelanggan dari bisnismu.
  • Customer pain: menggambarkan emosi negatif, apa yang membuat konsumen merasa tidak nyaman, buruk, risiko yang ditakutkan.

2. Value Proposition (Proposisi nilai konsumen)

Setelah menentukan siapa saja target konsumen, kamu harus tahu bagaimana bisnismu bisa bermanfaatnya bagi para pelanggan. Value proposition menjabarkan poin-poin atau nilai yang ditawarkan oleh suatu bisnis bagi segmen konsumennya.

Supaya lebih detail, menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dapat membantumu menyusun value proposition yang tepat.

  • Apa keunggulan yang ditawarkan ke pelanggan saat menggunakan produkmu?
  • Manfaat apa yang akan didapat pelanggan setelah menggunakan produk?
  • Mengapa pelanggan harus memilih produkmu dan apa yang membedakannya dari kompetitor?

Dengan membuat value proposition, kamu bisa tahu apa saja manfaat yang didapat konsumen ketika menggunakan produk dan layananmu nantinya. Tunjukkan keunggulan yang membedakan bisnis kamu dengan yang lain. Tawarkan value yang unik kepada pelanggan.

Baca Juga: Aplikasi Trading Terbaik Di Tahun Ini Untuk Memulai Bisnis

3. Channels (Saluran)

Channel merupakan media interaksi antara bisnis dengan konsumen untuk menyampaikan produk dan layanannya. Penentuan channel adalah salah satu faktor penentu kesuksesan dalam berbisnis. Pikirkan dengan baik channel apa saja yang akan digunakan untuk menjangkau pelanggan, misalnya dengan media sosial, ads, marketplace, dan website.

Salah satu channel yang tepat untuk menyampaikan produk kepada pelanggan adalah melalui website. Membuat website bisnis membantu kamu menjangkau konsumen lebih mudah dan luas. Website dapat menampilkan katalog produkmu dengan lebih menarik, sekaligus menjadi tempat pelanggan untuk bertransaksi.

Sumber : www.dewaweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *